Laptop Setan ..hiii serem!

Cuaca cerah.
Penerangan di kelaspun cukup.
Tidak ada nyala lilin atau sejenis jelangkung-jelangkungan yang memancing seram. Jadi, tidak ada alasan bagi setan untuk berkunjung ke kelas workshop penulisan skenario angkatan II Jakarta. Tapi, bila suasana yang semula riang tawa berubah jadi hening, Ade Armandolah penyebabnya. Entah kesambet jin iprit, atau terkena azab, Ade tiba-tiba berdiri dan berkata” Teman-teman, saya kehilangan laptop”.Duuum, sontak, seisi kelas kaget.

Sony Set apalagi. Sebagai tuan rumah, tak pernah terlintas dipikirannya, kelas yang dibanggakannya akan berubah jadi sarang penyamun. Lalu, kasak kusuk.. Sementara itu Ade mencoba peruntungannya dengan bergerak ke mobil. Siapa tahu sang laptop tertinggal di mobil.Dikelas, berbagai kemungkinan dianalisa.

Spekulasipun mengarah pada setan. Bagaimana tidak, terus-menerus menjadi tertuduh selama workshop boleh jadi membuat setan kebakaran jenggot. Lalu, merekapun mereka berniat membalas dendam.Fakta ini didukung dengan tidak satupun yang melihat kehadiran orang asing diruangan.

Sony Set dan beberapa teman, tak beranjak dari kelas selama jam akan siang. 1 menit berlalu.2 menit kemudian..5 menit.. lalu Ade masuk. Wajahnya tak lagi pucat. Senyumnya seakan hendak mengatakan bahwa situasi aman terkendali. “He he ada dimobil”, ujarnya sambil bergegas duduk, “Maklum sudah tua”.

Ups, syukurlah..Sang Laptop ketemu.Kalo tidak, apa jadinya kelas yang dipenuhi oleh 25 peserta yang bersemangat untuk jadi penulis skenario itu. Bisa-bisa selamanya hening.Bagaimana tidak, bisakah kita tertawa disamping teman yang menderita? Disudut, seorang peserta berujar lirih, “Laptop Setan”..He he, terimakasih teman-teman untuk 2 hari yang menyenangkan..


Thu Apr 5, 2007 5:47 pm (PST)
Mas Arde,Selain cerita azab2an sebetulnya cerita ini bisa jadi suspense atau detektip2an gimana gitu. Soalnya pada saat Mas Ade mengumumkan kehilangan laptopnya, saya sedang tidak ada di ruangan, ke toilet alasannya.

Dari situ penonton mulai diarahkan saya sebagai tertuduh (ini babak tokoh utama tanpa sengaja terlibat dengan karakter antagonis). Lalu saya dipaksa mengakui sebagai pengambil laptop yang berisi dokumen rahasia, tokoh utama melarikan diri, dong...

Terus masuk perpustakaan mencari sebab-musabab hilangnya laptop (babak Pembelajaran?) Ha ha ha (Ingat drama action 9 babak, nih?)Ok deh, saya juga merasakan hal yang sama. Dua hari yang menyegarkan dan memicu untuk bersemangat menulis lagi.

-dd-arde wisben

Posted by: "BEKTI NUGROHO" benlapansatu@gmail.com benlapansatu
Thu Apr 5, 2007 11:46 pm (PST)

Wuah...Seru juga tuh crita, aku sebenernya pengin ukutan workshop kedua, tapiberhubung suibuk, rek...jadi kelewatan...Soal mas Ade biasa lah, diaemang suka bikin kejutan...kok...kepada rekan-rekan pertama atau keduakapan-kapan dung ngumpul reunian, di mana gt kek kita coba petakanpeluang di 11 TV ini mana aja yang bisa kita garap, kalau ditambah tvlokal kan peluang lebih banyak...Salam buat semuanyaNugroho. peserta workshop 1Note: mp sekarang belum juga bisa neh buat skenario...angel pisan euy...

Comments